Tampilkan postingan dengan label Sains. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sains. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 06 Januari 2024

Bagaimana Anak Ayam Bernafas di Dalam Telur

 Jawabannya













Keajaiban Alam! Bagaimana Anak Ayam Bernafas di Dalam Telur, Ini Gansist Jawabannya

Berbicara mengenai ayam mungkin ini adalah salah satu hewan yang paling dekat hubungannya dengan manusia ya gansist, apalagi jika kita hidup di daerah perkampungan maka dapat dipastikan kita selalu mempunyai urusan dan kedekatan dengan mereka walaupun tidak memeliharanya.

Dalam masalah konsumsi daging pun ayam bisa dikategorikan jenis paling familiar untuk warga Indonesia karena berbagai alasan yang khususnya karena harganya relatif murah daripada daging hewan lainnya, ada kekhasan hewan itu lho gansist yaitu tentang bagaimana mereka bernafas dengan yang lebih uniknya saat anak ayam masih berbentuk telur yang tertutup sangat rapat terus bagaimana dia bisa bernapas untuk terus hidup?


Quote:





Selain itu, paru-paru ayam yang lebih kecil juga membutuhkan bantuan dari kantung udara. Kantung udara berperan dalam menggerakkan udara melalui paru-paru saat proses inspirasi dan ekspirasi. Jadi, anak ayam yang masih berada di dalam telur juga menggunakan paru-paru untuk bernapas.

Anak ayam akan menghirup udara dan mengeluarkan karbondioksida di dalam telur. Meskipun cangkang telur memiliki pori-pori yang sangat kecil, tetapi cukup untuk memungkinkan pertukaran gas ini terjadi. Karbondioksida akan keluar melalui pori-pori telur dan digantikan oleh oksigen yang dihirup oleh anak ayam.


Quote:





Jadi, itulah cara anak ayam bernafas di dalam telur. Dengan adanya paru-paru dan kantung udara, mereka tetap dapat bertahan hidup meskipun dibungkus oleh cangkang telur yang kuat. Mekanisme ini merupakan salah satu keajaiban kehidupan hewan bertelur seperti ayam.

Anatomi sistem pernapasan ayam dengan hewan lain cukup berbeda ya gansist, untuk ayam yang sudah dewasa tidak sebagaimana hewan mamalia lain yang punya diafragma tapi untuk ayam mereka tidak punya namun sebaliknya mereka mempunyai kantung udara dibeberapa bagian tubuh seperti 2 di bagian depan dada, 2 di bagian belakang dada dan 2 di area perut.

Mengutip dari buku "Aktivitas Sains Makhluk Hidup dan Lingkungan oleh Arief Pramudyo 2015tentang jenis-jenis organ yang digunakan ayam untuk bernapas adalah nares (lubang hidung), larynx, trachea, syrinx, pulmo atau paru-paru dan air sac (kantung udara).


Kamis, 28 Desember 2023

Operasi Peninggi Badan, Solusi Untuk Kamu yang Merasa Pendek!

 Coba?


Sumber Gambar

Tinggi badan merupakan salah satu yang kerap diperhitungkan bagi setiap orang. Dengan tinggi badan, seseorang bisa merasa percaya diri atau bahkan tidak percaya diri. Karena banyak orang yang menganggap bahwa dengan tinggi badan tertentu, kita akan terlihat lebih keren atau lebih gagah di depan banyak orang.

Untuk kebutuhan dunia kerja pun, tinggi badan seringkali jadi pertimbangan. Apalagi profesi seperti TNI, polisi dan masih banyak lagi. Sayangnya, banyak orang Indonesia khususnya yang harus mengubur mimpinya karena tinggi badan yang terlalu pendek. Namun, di beberapa negara tinggi badan bukan alasan untuk meraih mimpi.

Seperti di Amerika Serikat dan Jerman, di sana sudah ada operasi yang dapat membuat tubuh lebih tinggi. Sangat cocok bagi kalian yang ingin menjadi lebih tinggi. Mungkin inilah solusinya. Pada dasarnya, operasi ini memanfaatkan kemampuan tulang kita untuk meregenerasi dan menciptakan tulang, ligamen hingga jaringan baru.


Sumber Gambar

Mekanismenya adalah dengan memotong tulang yang ingin dibuat lebih panjang (biasanya kaki). Kemudian tulang yang sudah dipotong menjadi dua dipasangkan sebuah batang besi yang panjangnya sesuai dengan kenaikan tinggi badan yang kita mau. Kemudian nantinya tulang kita akan meregenerasi dan membentuk tulang baru yang menghubungkan ke kedua potongan tadi.


Screenshot Pribadi

Sehingga dengan begitu, tinggi badan kita akan bertambah. Seorang pria asal Amerika sudah membuktikannya. Ia yang semula hanya memiliki tinggi 178 sentimeter bertambah menjadi 184 sentimeter usai operasi.

Tapi jangan kira operasi ini semudah dan sesenang itu ya. Dibalik tinggi badan yang bertambah, ada biaya luar biasa yang harus dikeluarkan karena operasi ini tidak mudah dan penuh resiko. Kabarnya, biaya untuk meninggikan badan ini bisa mencapai 1 miliar rupiah. Selain itu, kita juga harus sabar menunggu tulang baru tumbuh dan menahan sakit akibat operasinya.

Kalau tidak urgent, sebaiknya tidak perlu dilakukan operasi macam ini. Karena biasanya, operasi ini sendiri dilakukan kepada pasien yang memiliki kelainan. Seperti panjang kaki yang tidak sama antara kiri dan kanan. Yang mana itu adalah bawaan lahir dan ingin diperbaiki. Atau kelainan tulang lainnya.


Sumber Gambar

Masih belum diketahui apakah operasi seperti ini berbahaya dan memiliki efek samping atau tidak. Tapi membayangkan proses operasinya saja sudah bikin ngilu ya. Artinya, kaki kita sempat terputus saat operasi dilakukan? Masih agak sulit untuk mempercayai adanya operasi ini, tapi sepertinya operasi ini benar-benar nyata.



PBB Peringatkan Gelombang Panas Akan Bertahan Hingga 2026!

 

PBB Peringatkan Gelombang Panas Akan Bertahan Hingga 2026! Siap?

Sumber Gambar

Hawa panas merupakan fenomena yang kita rasakan beberapa minggu ini. Cuaca dan sinar matahari memang sedang terik-teriknya, banyak orang yang mengeluhkan kondisi ini. Bahkan kabarnya AC dan kipas belum cukup untuk mengatasi panasnya. Sampai-sampai Ciputat pun memiliki suhu panas pada angka 37 derajat Celsius.

Tidak hanya di Indonesia, hawa panas yang tak biasa juga dirasakan di negara lain di Asia seperti Bangladesh, India dan Thailand. Bahkan di Thailand, panas ekstrem ini sampai menyentuh angkta 54 derajat khususnya di wilayah Phuket. Lalu di India, sampai menewaskan 13 orang saking panasnya terik matahari.

Mengenai cuaca panas yang melanda Asia, PBB pun buka suara terkait hal ini. Mereka memprediksi bahwa cuaca panas seperti ini akan bertahan sampai tahun 2026 atau tiga tahun dari sekarang. Bahkan tak hanya Asia, suhu ini nantinya akan menyebar secara global. Di mana ada kenaikan sekitar 1,5 derajat Celsius dari suhu aman bumi.


Sumber Gambar

Meski baru prediksi, tapi kabarnya tingkat akurasi dari prediksi ini mencapai 2023. Antara tahun 2022 sampai 2026, akan ada tahun di mana akan menjadi rekor tahun terpanas sejak 2016. Tidak diketahui pasti di tahun berapa, yang jelas PBB telah memberikan peringatannya dari sekarang. Sehingga warga bumi bisa bersiap.

Sebetulnya apa pemicu gelombang panas ini?emoticon-Bingung (S)

Jika berdasarkan penjelasan BMKG, yang terjadi di Indonesia bukanlah fenomena gelombang panas seperti di negara Asia lainnya. Panas di Indonesia adalah karena gerak semu matahari. Hal ini merupakan fenomena tahunan yang wajar terjadi di mana matahari seolah-olah bergerak dari selatan ke utara.

Sedangkan di India, diduga gelombang panas yang terjadi merupakan dampak dari perubahan iklim yang ekstrem. Keadaan seperti ini sudah terjadi setiap tahun sejak 2015 dengan tingkatan yang berbeda-beda. Apalagi curah hujan di India sendiri dikabarkan cukup jarang terjadi. Sehingga tak heran jika suhu di India kian meningkat tiap tahunnya.


Sumber Gambar

Cuaca panas semacam ini memang merupakan dampak dari perubahan iklim. Menipisnya atmosfer bumi karena pemanasan global telah menjadi bahan omongan selama satu dekade ini. Semua mengkhawatirkan akan rusaknya kondisi iklim bumi. Namun sampai saat ini, belum ada usaha yang memberikan hasil signifikan.
Tapi jika dipikir lagi, toh manusia juga masih tetap melakukan hal sama yang menyebabkan bumi kian panas. Seperti emisi gas rumah kaca contohnya. Jadi di tengah upaya untuk memperbaiki keadaan, ada satu sisi lain yang juga melanjutkan kebiasaan yang merusak. Jadi ya sia-sia saja semua usaha dilakukan.

Ilmuwan bahkan sudah putus asa dan menyebut bahwa hal terbaik yang bisa dilakukan sekarang adalah berusaha supaya keadaan tidak memburuk. Sudah mustahil untuk memperbaikinya ke kondisi seperti semula. Ini adalah ancaman bagi kita semua.


Selasa, 26 Desember 2023

Apa Jadinya Jika Tumbuhan Hidup Tanpa Daun?

 

Daun adalah organ yang sangat penting bagi tumbuhan karena daun berperan dalam proses fotosintesis, yaitu proses pembuatan makanan bagi tumbuhan. Jika tumbuhan tidak memiliki daun, maka proses fotosintesis tidak dapat terjadi dan tumbuhan akan kesulitan untuk bertahan hidup. Namun begitu, apakah ada kemungkinan tumbuhan di masa depan dapat hidup tanpa daun?




Selain sebagai pembuat makanan, daun juga berperan dalam transpirasi, yaitu proses pengeluaran uap air dari tumbuhan. Jika tumbuhan tidak memiliki daun, maka proses transpirasi akan terhambat dan kelembapan udara di sekitar tumbuhan akan meningkat, sehingga kondisi lingkungan di sekitar tumbuhan akan menjadi tidak sehat.

Karena itu, jika tumbuhan tidak memiliki daun, maka tumbuhan akan kesulitan untuk bertahan hidup dan mungkin akan mati. Namun, beberapa jenis tumbuhan dapat bertahan hidup tanpa daun, seperti kaktus, yang memiliki struktur khusus untuk menyimpan air dan melakukan fotosintesis. Namun, kebanyakan tumbuhan tidak dapat hidup tanpa daun.

Sampai saat ini belum dipastikan apakah ada pengganti yang tepat untuk daun pada tumbuhan. Daun memiliki fungsi khusus dalam proses fotosintesis dan pertukaran gas yang sangat penting bagi kehidupan tumbuhan. Namun, ada beberapa adaptasi yang dilakukan oleh beberapa jenis tumbuhan untuk bertahan hidup di lingkungan yang sulit, di mana daun tidak dapat berfungsi dengan baik. Beberapa adaptasi tumbuhan tersebut antara lain :

Batang berfotosintesis

Beberapa tumbuhan seperti kaktus dan succulent dapat melakukan fotosintesis melalui batang mereka.

Batang atau duri yang menggantikan daun

Beberapa tumbuhan seperti kayu cemara dan pinus memiliki daun yang berubah menjadi duri atau batang yang berfungsi untuk mengurangi penguapan air di lingkungan yang kering.

Struktur khusus pada daun

Beberapa tumbuhan memiliki struktur daun yang khusus untuk mengurangi penguapan air, seperti daun kaktus yang tipis dan kecil.

Meskipun ada beberapa adaptasi yang dapat dilakukan oleh tumbuhan, tidak ada pengganti yang tepat untuk daun pada tumbuhan. Oleh karena itu, daun tetap menjadi organ penting bagi kehidupan tumbuhan.

Meskipun tidak mungkin untuk memprediksi dengan pasti apa yang akan terjadi di masa depan, namun mengingat pentingnya peran daun dalam kehidupan tumbuhan, tampaknya sangat sulit untuk menciptakan tumbuhan tanpa daun yang dapat bertahan hidup dengan baik. Namun, kemajuan dalam teknologi genetika dan bioteknologi dapat membuatnya menjadi mungkin pada masa depan.

Penelitian dalam bidang bioteknologi dan genetika telah menghasilkan beberapa hasil yang menarik dalam pengembangan tanaman yang dapat bertahan hidup di lingkungan yang sulit. Salah satu contohnya adalah tumbuhan transgenik yang mampu tumbuh di lingkungan yang kering dan panas. Namun, hingga saat ini belum ada tumbuhan yang dapat hidup tanpa daun.

Dalam pengembangan tumbuhan tanpa daun, ilmuwan perlu mempertimbangkan banyak faktor, seperti bagaimana tumbuhan akan melakukan fotosintesis, pertukaran gas, dan transpirasi tanpa daun. Selain itu, mereka juga perlu memikirkan cara untuk menggantikan peran daun dalam hal menyimpan air dan menghasilkan oksigen.

Jadi, meskipun tidak dapat dipastikan apakah akan ada tumbuhan tanpa daun di masa depan, namun tidak dapat dipungkiri bahwa kemajuan teknologi dan penelitian akan terus membawa kita ke arah yang lebih inovatif dan mungkin saja suatu saat nanti ada penemuan baru yang mampu menggantikan fungsi daun pada tumbuhan.

Meskipun penelitian tentang tumbuhan tanpa daun masih terbatas, berikut ini adalah beberapa contoh penelitian terkait yang telah dilakukan ya GanSist. Penelitian tersebut yaitu :

Penelitian tentang adaptasi tumbuhan di lingkungan kering dan panas

Penelitian oleh Dr. Julian Schroeder dari University of California San Diego dan timnya telah mengidentifikasi gen yang dapat meningkatkan kemampuan tumbuhan untuk bertahan hidup di lingkungan yang kering dan panas. Mereka menemukan bahwa gen yang disebut ERECTA dapat mempengaruhi pertumbuhan akar, memungkinkan tumbuhan untuk menyerap air dan nutrisi lebih efisien.

Penelitian tentang fotosintesis pada tumbuhan

Penelitian oleh Prof. Stephen Long dari University of Illinois dan timnya telah mengembangkan tumbuhan yang lebih efisien dalam melakukan fotosintesis. Mereka menemukan bahwa dengan mengubah mekanisme fotosintesis pada tumbuhan, mereka dapat meningkatkan efisiensi penggunaan air dan meningkatkan hasil panen.

Penelitian tentang tumbuhan berfotosintesis menggunakan cahaya lampu LED

Penelitian oleh Dr. Erik Runkle dari Michigan State University dan timnya telah menemukan bahwa tumbuhan dapat berfotosintesis menggunakan cahaya lampu LED yang berbeda dari spektrum cahaya yang diperlukan oleh tumbuhan dalam kondisi alami. Penemuan ini membuka potensi baru untuk penggunaan lampu LED dalam pertanian indoor dan lingkungan yang terkontrol secara ketat.

Untuk penjelasan lebih dalam, GanSist dapat membrowsing lewat sumber referensi yang tersedia di bagian akhir tulisan TS yaa.

Lebih lanjut meskipun begitu, perlu diingat bahwa penelitian dalam bidang ilmu pengetahuan terus berkembang dan penelitian yang sedang dilakukan pada saat ini mungkin tidak akan fokus pada pengembangan tumbuhan tanpa daun secara khusus. Namun, penelitian ini memberikan wawasan tentang bagaimana tumbuhan dapat beradaptasi dengan lingkungan yang sulit dan memberikan bahan rujukan untuk penelitian lanjutan di masa depan.

 



Kadal Gurun Terancam Punah, Kerap Diburu Untuk Dijadikan Obat Kuat!

 

Kadal Gurun Terancam Punah, Kerap Diburu Untuk Dijadikan Obat Kuat!

Sumber Gambar

Ada beragam spesies hewan di bumi ini. Bahkan untuk satu spesies hewan saja bisa memiliki spesies-spesies lainnya yang merupakan cabang dari speies utama. Kebergaman itu membuat ekosistem menjadi lebih berwarna dan penuh dengan variasi. Sehingga kita bisa banyak mempelajari mengenai alam dengan menyenangkan.

Sayang, akibat ulah manusia banyak sekali hewan yang pada akhirnya harus menerima nasib kurang bagus yaitu harus punah dari bumi ini. Ada banyak hewan yang telah dinyatakan punah. Beberapa waktu lalu TS sempat membahas mengenai burung pelatuk Woody Woodpacker yang sudah punah sejak 2021. Dan mungkin akan bertambah lagi.

Bertambahnya hewan yang punah bukan isapan jempol semata, karena baru-baru ini salah satu spesies asal daratan gersang di Pakistan baru saja punah. Yaitu sejenis reptil asal Pakistan yang disebut sebagai kadal gurun Pakistan. Yang kabarnya pada awal tahun 2023 ini jumlahnya terus merosot dan terancam punah dari ekosistem.


Sumber Gambar

Kadal gurun Pakistan sama seperti kadal-kadal gurun lainnya. Memiliki kulit berwarna abu-abu yang kasar dan beberapa duri menonjol di tubuhnya. Kabarnya hewan ini mulai terancam punah karena ramai diburu oleh orang-orang di Pakistan. Mereka diburu untuk memenuhi urusan ranjang para warga Pakistan. Waduh, kacau juga ya.

Kabarnya, kadal ini manjur untuk menjadi obat kuat laki-laki. Kadal yang tertangkap akan dibuka tubuhnya untuk diambil lemaknya, dan lemak ini yang kemudian digunakan untuk obat kuat. Kalian bayangkan GanSis, dalam satu kali bercinta ada satu kadal gurun yang mati. Wkwkwk, berkorban demi urusan ranjang manusia mungkin tak terlalu buruk.

Selain sebagai sebagai obat kuat, kadal ini juga digunakan sebagai obat bagi pria yang mengalami gangguan saat ereksi. Tak heran, khasiatnya ini membuat para pemburu berlomba untuk mendapatkan kadal ini. Menyebabkan kadal ini menjadi langka di gurun yang notabene adalah rumah mereka sendiri. Kini malah sepi.


Sumber Gambar

Kadal gurun banyak di jual di pasar-pasar secara bebas sebagai ramuan tradisional yang dipercaya selama turun-temurun. Meski pun banyak dipercaya oleh orang Pakistan. Kabarnya pengguaan atau konsumsi kadal gurun ini bertentangan dengan ajaran Islam. Wah, gimana nih padahal Pakistan salah satu negara penganut Islam yang cukup banyak.

Gurun sendiri memang menjadi habitat alami bagi para hewan-hewan seperti kadal itu. Tapi karena ulah manusia, kini mereka habis dengan sendirinya. Manusia kemungkinan melakukan pemburuan besar-besaran kepada para kadal itu. Apalagi kalau komoditi ini memang banyak dicari dan digemari. Sudah pasti para peminatnya datang dari mana-mana.


Sumber Gambar

Dengan banyaknya permintaan, pasti mereka tak ragu untuk bekerja ekstra mencari kadal-kadal ini untuk dijual. Yang berdampak pada menurunnya populasi mereka hingga mendekati kepunahan. Dan ini menjadi salah satu hal yang perlu direnungi oleh manusia. Bahkan reproduksi para kadal saja tidak sanggup untuk mengimbangi pemburuan para manusia ini.

Jadi tidak salah jika banyak yang menyebut bahwa justru manusialah sang predator tertinggi di alam ini. Karena kita memiliki semuanya, kepintaran, akal dan kekuatan. Hingga banyak spesies yang pada akhirnya harus angkat kaki karena dominasi manusia. Semoga saja kadal gurun tak jadi punah ya.

 



Memahami Proses Fotosintesis: Pentingnya Pengetahuan Tentang Proses Hidup Tanaman

 Fotosintesis adalah salah satu proses biokimia yang sangat penting bagi kehidupan di bumi. Proses ini terjadi di dalam sel-sel tumbuhan, alga, dan beberapa jenis bakteri. Selama fotosintesis, tumbuhan menggunakan energi dari matahari untuk mengubah karbon dioksida dan air menjadi gula dan oksigen.

Proses fotosintesis terdiri dari dua tahap utama, yaitu tahap terang dan tahap gelap. Tahap terang terjadi di dalam membran tilakoid di dalam kloroplas, sementara tahap gelap terjadi di dalam stroma kloroplas. Dalam tahap terang, cahaya matahari diserap oleh pigmen klorofil dan digunakan untuk memecah molekul air menjadi oksigen dan ion hidrogen. Ion hidrogen ini kemudian digunakan untuk menghasilkan ATP (adenosin trifosfat) dan NADPH (nikotinamida adenin dinukleotida fosfat hidrogen). Dalam tahap gelap, ATP dan NADPH digunakan untuk mengubah karbon dioksida menjadi gula.

Proses fotosintesis sangat penting bagi kehidupan di bumi karena tumbuhan adalah produsen utama oksigen di atmosfer dan merupakan sumber makanan bagi hampir semua makhluk hidup di bumi. Tanaman juga memainkan peran penting dalam siklus karbon, yang membantu menjaga keseimbangan iklim global.

Berikut adalah gambar yang menjelaskan tahapan fotosintesis:



Sumber gambar: CNN Indonesia

Referensi:
1. Campbell, N. A., Reece, J. B., Urry, L. A., Cain, M. L., Wasserman, S. A., Minorsky, P. V., & Jackson, R. B. (2018). Biology (11th ed.). Pearson.
2. Raven, P. H., Evert, R. F., & Eichhorn, S. E. (2016). Biology of plants (8th ed.). W. H. Freeman and Company.

 



Ecobrick: Solusi Kreatif Mengurangi Sampah Plastik dan Menjaga Lingkungan

 LingkunganMasalah sampah plastik menjadi salah satu masalah lingkungan yang cukup serius saat ini. Tumpukan sampah plastik yang tidak terkelola dengan baik akan berdampak buruk pada lingkungan, seperti pencemaran udara, air, dan tanah. Untuk mengatasi hal ini, salah satu solusinya adalah dengan membuat ecobrick.

Ecobrick merupakan metode daur ulang sampah plastik dengan mengkompresnya menjadi balok-balok kecil. Balok-balok ini kemudian digunakan untuk berbagai keperluan, seperti bangunan, kursi, dan lain-lain. Dengan cara ini, sampah plastik yang sebelumnya menjadi masalah dapat diubah menjadi solusi.

Proses pembuatan ecobrick cukup sederhana, namun memerlukan ketelitian dalam mengkompres sampah plastik. Langkah pertama adalah memilih sampah plastik yang benar-benar bersih dan kering. Kemudian, potong sampah plastik menjadi ukuran kecil, sekitar 2-3 cm.

Setelah itu, masukkan sampah plastik ke dalam botol plastik bekas dengan rapat, dan padatkan menggunakan alat khusus, seperti tongkat kayu atau stik besi. Usahakan untuk menekan sampah plastik secara merata dan rapat, sehingga tidak ada celah yang kosong di dalamnya. Setelah selesai, tutup botol plastik rapat dengan penutupnya.

Ecobrick yang sudah jadi dapat digunakan untuk berbagai keperluan, seperti membuat bangunan atau kursi. Namun, perlu diingat bahwa penggunaan ecobrick tidak boleh sembarangan. Harus dipastikan bahwa ecobrick tersebut kuat dan aman digunakan. Selain itu, penggunaannya juga harus memenuhi standar keselamatan dan lingkungan.

Dengan membuat ecobrick, kita dapat mengurangi jumlah sampah plastik yang tidak terkelola dengan baik, serta membantu melestarikan lingkungan hidup. Selain itu, cara ini juga dapat menjadi alternatif yang ekonomis dan ramah lingkungan untuk pengganti bahan bangunan yang lebih mahal dan berbahaya bagi lingkungan.





Sumber gambar: Econ Brick

Referensi:
1. Ecobricks: Plastic Solution or New Pollution? (National Geographic) - https://www.nationalgeographic.com/e...new-pollution/
2. How to Make an Ecobrick (Ecobricks.org) - https://www.ecobricks.org/how/
3. Ecobricks: Transforming Plastic Waste into a Sustainable Building Solution (ArchDaily) - https://www.archdaily.com/924763/eco...lding-solution

 



Proses Terjadinya Hujan: Dari Uap Air Hingga Butiran Hujan yang Turun ke Bumi

 Bumi
Hujan adalah salah satu fenomena alam yang terjadi di bumi dan sangat penting bagi kelangsungan hidup makhluk hidup. Namun, bagaimana sebenarnya proses terjadinya hujan? Simak penjelasannya berikut ini.

Proses Terjadinya Hujan

Hujan terjadi ketika uap air di atmosfer bumi mengembun dan kemudian berkumpul menjadi tetes air yang lebih berat. Tetes air tersebut akan jatuh ke bumi karena gravitasi dan menyebabkan hujan. Proses terjadinya hujan dapat dijelaskan dalam beberapa tahap, yaitu:

1. Penguapan

Proses terjadinya hujan dimulai dari penguapan. Pada saat matahari bersinar, air di permukaan bumi seperti sungai, danau, dan laut akan menguap dan berubah menjadi uap air. Selain itu, tumbuhan dan hewan juga mengeluarkan uap air melalui proses transpirasi. Uap air tersebut akan naik ke atmosfer bumi dan membentuk awan.

2. Pembentukan Awan

Awan terbentuk ketika uap air yang naik ke atmosfer bumi mendingin dan berubah menjadi tetes air atau kristal es. Partikel-partikel debu, asap, dan gas lainnya di atmosfer bumi juga dapat menjadi tempat berpijak bagi uap air untuk membentuk awan.

3. Pertumbuhan Awan

Awan terus tumbuh dan berkembang ketika tetes air atau kristal es bergabung satu sama lain dan membentuk tetesan air yang lebih besar. Proses ini disebut koalesensi.

4. Presipitasi

Tetes air yang terus tumbuh di awan akan jatuh ke bumi jika sudah cukup berat. Proses jatuhnya tetesan air dari awan ke bumi disebut presipitasi. Jika suhu udara di bawah awan lebih dingin, tetesan air akan membeku dan membentuk kristal es, dan jatuh ke bumi sebagai hujan salju atau hujan es.

5. Siklus Air

Setelah jatuh ke bumi, air akan mengalir ke sungai, danau, dan laut dan kembali ke atmosfer bumi melalui penguapan. Proses ini disebut siklus air dan berlangsung terus-menerus.

Berikut ini adalah gambar yang menggambarkan proses terjadinya hujan:



Sumber gambar: BukaReview

Sumber Referensi:
1. World Meteorological Organization. (2021). Precipitation. https://public.wmo.int/en/our-mandat...precipitation.
2. National Ocean Service. (2021). How does rain form? https://oceanservice.noaa.gov/facts/...ain-form.html.
3. Encyclopedia Britannica. (2021). Rain. https://www.britannica.com/science/rain.

 



Konsep 3R untuk Mengurangi Limbah: Reduce, Reuse, Recycle

 Saat ini, masalah limbah menjadi salah satu masalah lingkungan yang perlu mendapat perhatian serius. Limbah yang dihasilkan setiap harinya semakin bertambah banyak dan menimbulkan berbagai masalah, seperti pencemaran lingkungan, kerusakan ekosistem, serta kesehatan manusia. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk mengurangi limbah yang dihasilkan dengan menerapkan konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle).

Konsep 3R merupakan konsep yang dapat diterapkan oleh setiap individu untuk mengurangi limbah yang dihasilkan. Konsep ini terdiri dari tiga prinsip, yaitu Reduce, Reuse, dan Recycle. Reduce atau mengurangi limbah dapat dilakukan dengan cara meminimalkan penggunaan barang atau bahan yang tidak diperlukan. Misalnya, dengan membawa tas belanja sendiri saat berbelanja, menggunakan botol minum yang dapat diisi ulang, dan menggunakan kantong plastik yang dapat digunakan kembali.

Sedangkan Reuse atau menggunakan kembali barang dapat dilakukan dengan cara memperbaiki barang yang rusak atau menggunakannya kembali. Misalnya, dengan memperbaiki pakaian yang rusak, mengumpulkan kertas bekas untuk digunakan kembali, dan menggunakan botol atau kaleng bekas sebagai tempat penyimpanan.

Recycle atau mendaur ulang limbah adalah prinsip yang paling terkenal dari konsep 3R. Dalam prinsip ini, limbah diolah menjadi bahan baru yang dapat digunakan kembali. Misalnya, botol plastik dapat didaur ulang menjadi serat kain, kertas dapat didaur ulang menjadi kertas baru, dan besi tua dapat didaur ulang menjadi bahan bangunan.

Dengan menerapkan konsep 3R, limbah yang dihasilkan dapat dikurangi secara signifikan. Hal ini dapat membantu mengurangi dampak negatif limbah terhadap lingkungan dan kesehatan manusia. Selain itu, menerapkan konsep 3R juga dapat menghemat biaya karena mengurangi penggunaan barang baru.



Sumber gambar: Canva

Sumber referensi:
- Fathurokhman, A. (2019). Mengenal Konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle) dalam Menjaga Lingkungan. Jurnal Biologi Edukasi, 6(1), 93-100. https://doi.org/10.24269/jbe.v6i1.1417
- Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. (2016). Pedoman 3R (Reduce, Reuse, Recycle) di Rumah Tangga. https://www.menlhk.go.id/assets/medi...Maret_2016.pdf

 



Hydroponik: Cara Menanam Tanaman Tanpa Tanah

 Hydroponik adalah teknik menanam tanaman dengan cara menggunakan media air dan nutrisi tanaman yang dicampur dalam jumlah tertentu. Teknik ini dikembangkan untuk mengatasi masalah kelangkaan lahan pertanian dan perubahan iklim yang semakin ekstrem.

Dalam hydroponik, tanaman ditanam di wadah khusus yang berisi larutan nutrisi dan oksigen. Media yang digunakan bisa berupa rockwool, arang, pasir, atau serat. Nutrisi tanaman yang diperlukan disuplai melalui larutan nutrisi yang disuntikkan ke dalam media tempat tanaman ditanam.

Keuntungan dari teknik hydroponik adalah tanaman dapat tumbuh dengan cepat dan lebih sehat karena mendapatkan nutrisi yang cukup. Selain itu, teknik ini juga dapat menghemat air karena menggunakan air yang lebih sedikit daripada teknik tanam konvensional.

Berikut adalah beberapa jenis tanaman yang cocok untuk ditanam dengan teknik hydroponik:
1. Selada
2. Kubis
3. Bayam
4. Kangkung
5. Tomat
6. Cabai
7. Mentimun

Dalam menerapkan teknik hydroponik, perlu memperhatikan beberapa hal seperti pH larutan nutrisi, suhu, serta konsistensi pemberian nutrisi. Dalam hal ini, diperlukan pemantauan yang cermat agar tanaman dapat tumbuh dengan optimal.

Dalam teknik hydroponik, kita juga perlu memperhatikan penggunaan pestisida. Karena tanaman tumbuh di dalam ruangan, serangga dan hama dapat dengan mudah menyerang tanaman. Oleh karena itu, kita perlu menggunakan pestisida yang ramah lingkungan atau mengandalkan penggunaan musuh alami dari hama.




Sumber gambar: GuruPendidikan

Sumber referensi:
- Food and Agriculture Organization of the United Nations. (2018). Hydroponic crop production. http://www.fao.org/3/y5714e/y5714e06.htm
- Rahayu, E. S. (2015). Hidroponik: Teknik Menanam Tanaman Tanpa Tanah. AgroMedia Pustaka.

 



Jenis-Jenis Awan dan Ciri-cirinya: Mengenali Tanda-tanda Cuaca dari Langit

 

Jenis-Jenis Awan dan Ciri-cirinya: Mengenali Tanda-tanda Cuaca dari Langit

Awan adalah kumpulan partikel air yang terdapat di atmosfer bumi. Awan terbentuk dari uap air yang terangkat dari permukaan laut atau daratan akibat pemanasan matahari. Terdapat beberapa jenis awan yang dapat dilihat di langit, berikut adalah penjelasan mengenai jenis-jenis awan beserta ciri-cirinya:

1. Awan Cirrus
Awan ini berbentuk serabut halus dan menyebar di langit. Biasanya muncul di ketinggian 6.000 hingga 12.000 meter. Awan ini terbentuk dari kristal es yang berbentuk serabut.

2. Awan Cumulus
Awan ini berbentuk seperti gundukan dan berada pada ketinggian 1.000 hingga 2.000 meter. Awan cumulus biasanya terlihat putih dan menandakan cuaca cerah.

3. Awan Stratus
Awan ini berbentuk datar dan menutupi hampir seluruh langit. Awan stratus biasanya terbentuk pada ketinggian 1.500 hingga 2.500 meter dan menandakan cuaca hujan.

4. Awan Nimbus
Awan ini berbentuk tebal dan gelap, dan menandakan adanya hujan atau badai. Awan ini terbentuk pada ketinggian 1.500 hingga 12.000 meter.

5. Awan Altocumulus
Awan ini berbentuk seperti gumpalan dan terbentuk pada ketinggian 2.000 hingga 6.000 meter. Awan ini biasanya terlihat putih atau abu-abu dan menandakan cuaca berubah-ubah.

6. Awan Altostratus
Awan ini menutupi hampir seluruh langit dan terbentuk pada ketinggian 2.000 hingga 6.000 meter. Awan ini terlihat abu-abu dan menandakan cuaca yang berkabut.

7. Awan Cumulonimbus
Awan ini merupakan jenis awan paling besar dan terbentuk pada ketinggian 2.000 hingga 12.000 meter. Awan ini menandakan cuaca yang sangat buruk seperti badai petir, hujan lebat, dan angin kencang.

Gambar:

Sumber gambar: Brain Academy

Sumber referensi:
- National Oceanic and Atmospheric Administration. (2020). Cloud types. https://www.noaa.gov/education/resou...re/cloud-types
- Weather Wiz Kids. (n.d.). Clouds. http://www.weatherwizkids.com/weather-clouds.htm

 



Mungkinkah Tombol Reset Itu Bernama : "Perang Nuklir" ?

 

Mungkinkah Tombol Reset Itu Bernama : "Perang Nuklir" ?


Gbr diambil dr viva.com

Ane kan lagi getol nulis fiksi, jadi di kepala itu ada banyak ide yang nyeleneh, tetapi mungkin menarik untuk kita telusuri bersama-sama. Jangan dianggap serius, tetapi anggap aja asah otak dengan cara bermain-main dengan kata "andai".


Poin pertama :
Perang Rusia vs Ukraina.
Beberapa kali Putin sudah mengancam, yang kurang lebih isinya, "Aku kalau kepepet, bisa pakai nuklir lho ya."

Menlu-nya Rusia juga beberapa kali dalam beberapa kesempatan, mengingatkan negara-negara lain, khususnya tentu mereka yang ada di NATO, kalau Rusia punya senjata nuklir dan dalam situasi tertentu mereka bisa menggunakan itu sebagai salah satu opsi.

Bagi Rusia, Ukraina, menjadi semacam syarat yang tidak bisa ditawar. Ukraina harus menjadi bufer antara NATO dan Rusia.


Poin kedua :
Postur yang ditampilkan oleh Amerika dan sekutu-sekutunya yang hampir selalu mengatakan, akan sepenuhnya berada di belakang Ukraina. Kalau nggak salah TS juga pernah baca, ada member NATO yang menyatakan, selesai perang Ukraina akan jadi anggota NATO. Dst.

********


Quote:


Poin ketiga :

TS sempat baca, artikel yang gambarnya TS up di atas. Biden sempat mengatakan bahwa ancaman yg timbul akibat Global Warming > ancaman yg timbul akibat perang nuklir.

Point keempat :

Salah satu efek dari perang nuklir terbatas adalah :


Gbr diambil dr livescience.com


Debu yang ditimbulkan oleh ledakan nuklir, akan mengakibatkan suhu di bumi, turun beberapa derajat. Jadi akan terjadi pendinginan global, alih2 terjadi pemanasan global.

********
Maka pikiran nyeleneh TS yang disetting untuk menulis fiksi, jadi memikirkan sebuah premis (cerita fiksi yaa ...) :


Quote:




Kalau sampai terjadi perang nuklir terbatas, apa yang akan terjadi dengan kita?

Untuk wilayah yang terkena serangan nuklir, maka singkat kata, adalah kehancuran. Sudah banyak trit yang membahas efek nuklir yang dahsyat.

Tapi bagaimana dengan kita yang tidak secara langsung kena serang?

Menurut beberapa artikel yang TS baca :
1. Suhu di bumi akan mengalami pendinginan.

Negara-negara di daerah sub tropis, mungkin bakal jadi terlalu dingin untuk ditinggali. Sementara negara-negara tropis seperti Indonesia, suhunya jadi sejuk Gan. Diperkirakan suhu iklim global bisa turun sekitar 5 derajat celcius, akibat perang nuklir terbatas tadi.

Artinya kalau di negara kita yang bisa 30an, suhu bakal turun jadi sekitar 20-25 derajat celcius.

Adem kan? Sejuk kan?
emoticon-Leh Uga
Secara suhu jadi lebih nyaman buat kita, syaratnya tapi negara kita jangan sampai kena nuklir nyasar ya Gan.

2. Akan terjadi bencana kelaparan di seluruh dunia.

Nah ini yang nggak enak Gan. Perubahan iklim, akan diikuti dengan gagal panen di mana-mana. Efeknya ya kelaparan.
emoticon-Hammer2

Diperkirakan akan terjadi bencana kelaparan dan bencana lain, akibat perubahan iklim yang ekstrim tadi. Milyaran manusia akan mati sebagai efek tidak langsung dari perang nuklir.

*********

Balik ke pikiran nyeleneh untuk membuat cerita sains fiksi :

Dari dua hal di atas, bagaimana kalau pengambil keputusan (untuk perang nuklir atua tidak), cukup berkuasa untuk bisa memastikan juga, dia tidak akan terkena bencana kelaparan?

Bencana kelaparan terjadi, karena kemampuan kita memproduksi bahan pangan, lebih kecil dari jumlah penduduk yang butuh makan. Bukan berarti sama sekali tidak ada makanan.

Dan setelah beberapa dekade, tentu akan jadi keseimbangan antara produksi pangan dengan jumlah penduduk.

Mereka yang bisa melewati bencana kelaparan dan bencana akibat perubahan iklim (untuk yang di sub tropis, udara jadi terlalu dingin).


Quote: